Minggu, 02 Desember 2018

Ancaman dari dalam negeri terhadap NKRI

Ancaman dari dalam negeri terhadap NKRI
1. Masalah KKN
Seperti yang kami mengerti Indonesia merupakan tidak benar satu negara yang tidak dapat bersih berasal dari kolusi, korupsi, dan nepotisme begitu saja. Beberapa tahun terakhir ini banyak sekali pejabat negara yang menyalahgunakan kekuasaan mereka dan gunakan jabatan mereka untuk memperoleh duit negara untuk keperluan mereka sendiri, padahal telah mengerti kalau duit itu adalah punya Warga Negara Indonesia yang semestinya digunakan untuk keperluan bersama negara Indonesia. Masalah KKN yang merajalela di bermacam daerah ini menjadi tidak benar satu masalah ancamana berasal dari di dalam negeri, KKN ini sangatlah merugikan negara dan bangsa sebab korupsi dan lain-lainnya itu dapat mengancam pembangunan negara. Penyebab Korupsi dan Cara Mengatasinya harus kami ketahui juga.

2. Kesenjangan ekonomi masyarakat
Tidak cuma KKN saja, ancaman pada NKRI sanggup terjadi juga akibat adanya ketidaksejahteraan di didalam masyarakatnya. Salah satu ancaman yang kemungkinan sanggup membawa dampak Negara Indonesia terancam adalah kesenjangan ekonomi masayarakat Indonesia. Hal ini umumnya sanggup terjadi sebab adanya pemerataan penghasilan yang tidak adil antar group maupun daerah.
Contohnya: kemisikinan
3.Kasus narkoba
Yang menjadi genting pada selagi ini adalah masalah narkoba yang merajalela dan sangat sukar untuk diberantas. Kasus narkoba di Indonesia sendiri sudah sangat merajalela dan mengenai berbagai macam usia dan kalangan, terasa dari anak remaja sampai orang tua. Mulai dari pelajar sampai orang terkemuka lebih-lebih tersedia aparat yang kedapatan pakai narkoba. Narkoba sendiri sanggup menjadi ancaman untuk NKRI, sebab adanya narkoba ini sanggup mengahmbat perkembangan generasi penerus bangsa. Padahal narkoba itu punya Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda.
4.Ekstrem Kanan dan Kiri
Golongan ekstrem kanan mengadakan penyimpangan dari pola dasar haluan masyarakat atau negara yang telah disepakati secara resmi oleh masyarakat atau negara yang bersangkutan, karena pola dasar (misalnya haluan negara) mereka anggap tidak sanggup menjamin tercapainya nilai spiritual keagamaan yang mereka inginkan.
Golongan ekstrem kiri menyimpang dari pola dasar masyarakat atau negara, karena mereka menganggap bahwa pola dasar itu tidak sanggup menjamin tercapainya nilai-nilai material secara memuaskan.

5. Isu SARA
Masalah yang mampu menyebabkan ancaman dari dalam negeri adalah ada Isu SARA. Di Indonesia sendiri agama yang tersedia berbagai macam dan tidak cuma satu saja, beraneka suku budaya juga tersedia di Indonesia. Namun yang amat disayangkan adalah tersedia beberapa kelompok penduduk tertentu yang mempermasalahkan ada keanekaragaman di Indonesia dan tidak cukup tersedia rasa toleransi dari mereka sehingga kadang-kadang beberapa ras dan juga agama yang menjadi minoritas pun dikucilkan. Isu SARA ini tidak mampu disepelekan begitu saja sebab walaupun sekecil apa pun tindakannya mampu memecah keanekaragaman bangsa Indonesia dan juga mampu menyebabkan situasi Negara Indonesia menjadi tidak kondusif. Isu SARA yang tersedia di sedang penduduk sampai sekarang ini mampu menjadi salah satu ancaman NKRI yang membahayakan bagi warga Indonesia.
6. Pemberontakan
Pemberontakan ini bisa terjadi di beraneka area yang tersedia di di dalam Indonesia yang bisa menuntut lebih dari satu hal yang mereka inginkan. Jika tidak langsung diatasi degan baik, pemberontakan ini bisa mengancam Indonesia. Pemberontakan yang terjadi karena beraneka macam karena ini bisa memicu negara Indonesia menjadi terpecah belah.
Pemberontakan bersenjata. Contoh sejumlah aksi pemberontakan bersenjata di Indonesia yang dilakukan oleh gerakan radikal, yaitu:Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia(DI/TII), Pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI)/Perjuangan Rakyat Semesta (Permesta), Pemberontakan Kahar Muzakar, Pemberontakan Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G-30-S/PKI).
7. Persoalan daerah
Persoalan kedelapan yang bisa memecah belah bangsa Indonesia adalah persoalan daerah. Persoalan ini bisa saja muncul dari pemikiran untuk memperluas area otonomi tertentu dengan alasan yang tertentu juga. Selain itu juga bisa akibat persoalan karena idamkan membiarkan diri dari Indonesia dan idamkan merdeka sendiri. Persoalan semacam itu bisa memicu ancaman bagi pemerintah dan Indonesia. Tidak hanya itu, persoalan akibat perbatasan juga bisa menjadi ancaman baik dari di dalam negeri maupun luar negeri.
8. TerorIsme
Aksi teror bersenjata yang dilakukan oleh jaringan terorisme dalam negeri yang bereskalasi tinggi sehingga membahayakan kedaulatan Negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa.
Contohnya: Bom Plaza Sarinah Tahun 2016

9. Perang Antar Suku
Perang Suku adalah suatu perang yang berlangsung antara dua pihak baik secara besekutu atau tidak dengan dasar keberpihakan adalah alasan "kesukuan".
Contohnya: Perang suku di Lampung, Perang suku di Sampit, Perang suku di Papua
Upaya Menanggulangi Ancaman Dari Dalam Negeri Terhadap NKRI
1. Masalah KKN
Menanamkan jiwa anti korupsi yang diikuti dengan peningkatan Iman dan Taqwa
Memperberat sanksi dan hukuman para koruptor sehingga menimbulkan efek jera dan rasa takut pejabat negara untuk melakukan tindakan yang hina itu
Menciptakan pemerintah bersih dan berwibawa, bebas KKN dan konsisten melaksanakan peraturan dan Undang-undang
Melakukan pengawasan yang ketat pada jalannya pemerintahan terutama pada bidang keuangan
Bila memungkinkan melakukan pengawasan terhadap rekening para pejabat
Belajar bersikap jujur sejak dini
Meningkatkan dan menjaga independenitas KPK dalam tugasnya memberantas korupsi
Meningkatkan kesejahteraan pegawai pemerintahan untuk meminimalisir keinginan korupsi
2. Kesenjangan ekonomi masyarakat
Meningkatkan sumber daya manusia
Memperluas lapangan kerja untuk mengimbangi jumlah angkatan kerja
Meningkatkan kualitas SDM siap kerja melalui pendidikan, seperti kerja sama antar perusahaan dengan SMK
Melakukan subsidi sembako bagi rakyat miskin
Peningkatan pelayanan atau kebutuhan dasar kepada masyarakat miskin, misalnya sekolah gratis, Kartu Jakarta Sehat dan lain-lain
Pemerataan pembangunan di seluruh pelosok tanah air
3. Kasus Narkoba
Mengawasi dengan ketat daerah yang diduga tempat-tempat prostitusi dan mewajibkan menggunakan pengaman sebelum berhubungan
Mempersempit peredaraan narkoba dengan memperketat pemeriksaan di bandara, pelabuhan, maupun daerah perbatasan
Melakukan dan ikut dalam kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba
Menanamkan jiwa anti narkoba
Menyaring budaya asing dengan Pancasila
Melakukan uji urine untuk mengetahui siapa saja yang pengguna narkoba terutama supir, pilot atau orang yang bertanggung jawab atas keamanan orang banyak
Melakukan razia tempat yang diduga pabrik maupun penjualan narkoba seperti diskotik atau klub malam
4. Ekstrem Kanan dan Kiri
Mengamalkan nilai-nilai Pancasila
Menanamkan pendidikan agama sebagai pendidikan formal
Memberantas segala tindakan ekstrim
Meningkatkan keefisienan dan kinerja pemerintah dan lebih transparan agar tidak muncul masyarakat anti pemerintah
Meningkatkan Nasionalisme dan Imtaq
5.Isu SARA
Berdoa pada Tuhan Yang Maha Kuasa
Mengendalikan emosi
Jangan memanaggil orang lain dengan julukan berdasarkan SARA
Jangan menghakimi dan berpikiran negatif tentang suku, agama, ras, dan golongan yang berbeda
Jangan memaksakan kehendak orang lain
Menghormati dan mengasihi orang lain
Melakukan dan memikirkan hal-hal positif secara bersama-sama
6. Pemberontakan
Pemerataan pembangunan sampai pelosok daerah sehingga tidak muncul kecemburuan nasional
Meningkatkan keamanan dari pusat hingga satuan terkecil daerah sesuai prinsip Hankamrata
Meningkatkan rasa nasionalisme dengan mempelajari pendidikan kewarganegaraan dan sejaarah perjuangan Indonesia dalam merebut NKRI
Mengakui persamaan derajat dan HAM sehingga kaum minoritas tidak terdesak
7. Persoalan Daerah
Memberi perhatian kepada wilayah perbatasan
Ketegasan atas berbagai provokasi yang mengganggu kedaulatan suatu Negara
Meningkatkan sarana dan prasarana untuk menjaga keutuhan wilayah Republik Indonesia
Menyelesaikan seluruh pulau kecil dan penempatan symbol-simbol kepemilikan dan kedaulatan di pualu-pulau terluar

8. Terorisme
Menertibkan bahan baku pembuatan bom ataupun bahan yang diperlukan dalam pembuatan bom
Penarikan peredaran persenjataan yang dimiliki masyarakat sipil
Pemberantasan sekelompok terorisme yang berkeliaran di masyarakat
Meningkatkan kinerja pihak militer dengan mempelajari motif di setiap kasus terorisme
Membasmi hal-hal yang membantu perkembangan terorisme misalnya dukungan materiil dan keuangan, kontrol, kepemimpinan, dan faham yang disebarkan oleh teroris
Meningkatkan rasa nasionalisme
Meningkatkan ketahanan nasional dan mempersolid setiap susunan Hankamrata
Melaporkan warga yang diduga teroris, misalnya warga yang mengisolasikan diri dari masyarakat sekitar
9. Perang Antar Suku
Melakukan mediasi terhadap pihak yang bertikai dengan mempertemukan tokoh adat/perwakilan masing-masing pihak yang bertikai
Melakukan sosialisasi tentang pentingnya perdamaian dan kerugian adanya pertikaian
Meningkatkan kerja sama dan gotong royong antar kelompok masyarakat atau suku untuk memperkuat tali persaudaraan dan solidaritas di lingkungan masyarakat
Pemerataan pembangunan agar tidak terjadi kecemburuan antar suku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar